“Dengan distribusi pembangunan yang merata, beban Bali Selatan bisa berkurang, sekaligus membuka peluang baru bagi ekonomi lokal di wilayah utara,” ungkap Tohom.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa dukungan ADB harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat daya saing pariwisata Bali di tingkat global.
Baca Juga:
PLN Siagakan Sistem Distribusi 24 Jam Demi Amankan Listrik Pesta Kesenian Bali 2026
“Kita tidak boleh hanya menjadi penonton dalam arus globalisasi pariwisata. Indonesia, melalui Bali, harus tampil sebagai pemimpin dalam menawarkan pariwisata budaya yang autentik dan berkelas dunia,” pungkasnya.
[Redaktur: Sobar Bahtiar]