Bali.WahanaNews.co, Jakarta - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali menangkap lima petugas Imigrasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, pada Selasa (14/11/2023). Mereka diduga memungut kutipan di layanan fast track bandara internasional tersebut.
Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Bali Deddy Koerniawan mengatakan kelima petugas imigrasi ditangkap untuk diperiksa.
Baca Juga:
Chatarina Muliana Girsang, Sosok Berpendidikan Ganda yang Kini Pimpin Kejati Bali
"Penyalahgunaan fast track, yang seharusnya enggak membayar jadi membayar," kata Deddy di Kejati Bali, sebagaimana dilansir detikBali, Rabu (15/11/23).
Deddy menjelaskan, fast track merupakan pelayanan prioritas keimigrasian di Bandara Ngurah Rai. Jalur itu digunakan untuk mempermudah keimigrasian bagi orang lanjut usia (lansia), ibu hamil, anak, dan pekerja migran Indonesia (PMI).
[Redaktur: Amanda Zubehor]