Sementara, kapal yang telah dilapisi cat antideteksi radar tidak mampu dideteksi radar KRI Amboina-503.
Kendati telah diuji, pengembangan ini perlu disempurnakan dengan menyasar kepada obyek yang lebih besar.
Baca Juga:
Kerjasama Pengembangan Nuklir di RI, Dirjen Rosatom Rusia Bertemu BRIN
Wisnu mengatakan, beberapa informasi yang bersifat teknis dalam inovasi ini tidak bisa disebarluaskan secara umum.
“Namun, pengenalan teknologi ini ke dunia juga penting untuk menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing dalam bidang pertahaan dan keamanan sekaligus sebagai upaya menggertak negara lain,” jelas dia. [dny]