Bali.WAHANANEWS.CO, Denpasar - Maskapai penerbangan PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) resmi meluncurkan penerbangan perdana dari Denpasar ke Darwin, baru-baru ini.
Rute ini menjadi jalur ketiga menuju Australia setelah Perth dan Cairns, menegaskan komitmen Indonesia AirAsia dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan bisnis antara kedua negara.
Baca Juga:
Bandara Kualanamu Berpotensi Jadi Hub Internasional di ASEAN
Direktur Utama Indonesia AirAsia, Veranita Yosephine, menyatakan bahwa hubungan historis dan budaya yang erat antara Denpasar dan Darwin menjadikan rute ini strategis.
Selain menjadi destinasi favorit wisatawan Australia yang ingin menikmati Bali, rute ini juga memberikan kemudahan bagi warga Indonesia yang ingin menjelajahi Australia Utara.
“Dengan hadirnya rute ini, kami berharap dapat meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Bali, yang juga berfungsi sebagai hub dengan konektivitas ke lebih dari 130 destinasi di Asia,” ujar Veranita dalam siaran pers pada Minggu (23/3/2025).
Baca Juga:
Menggaji Driver Ojol Rp 10 Juta, Siapa Sih Pemilik AirAsia?
Sepanjang 2024, Indonesia AirAsia telah melayani 2,8 juta penumpang melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, pada September 2024 tercatat 625.665 wisatawan mancanegara tiba di Bali, dengan 24,80% di antaranya berasal dari Australia. Angka ini menegaskan bahwa Australia merupakan pasar utama bagi sektor pariwisata Bali.
Northern Territory Minister for Tourism and Hospitality, Hon Marie-Clare Boothby, menyambut baik pembukaan kembali rute Denpasar–Darwin oleh Indonesia AirAsia.
Menurutnya, selain memperkuat konektivitas kedua wilayah, rute ini juga mempererat hubungan sejarah, budaya, dan ekonomi antara Indonesia dan Australia Utara.
“Penerbangan ini merupakan langkah penting dalam menjadikan Northern Territory sebagai destinasi utama di Australia untuk dikunjungi, ditinggali, bekerja, dan berinvestasi,” ujar Boothby.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]