WAHANANEWS.CO, Jakarta - Organisasi Relawan Nasional MARTABAT Prabowo-Gibran menyambut positif langkah pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali yang memberikan ruang bagi industri kecil dan menengah lokal untuk hadir bersama berbagai produk berstandar global.
Ketua Umum MARTABAT Prabowo-Gibran KRT Tohom Purba mengatakan, “Inilah arah pembangunan yang kita harapkan, ketika investasi besar dan kawasan ekonomi khusus mampu membuka pintu yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk naik kelas.”
Baca Juga:
Toba Targetkan Keramba Jadi Nol, MARTABAT Prabowo-Gibran: Perikanan Darat Bisa Jadi Jalan Keluar Berkelanjutan
Menurut Tohom, kehadiran IKM Bali di Sira Village Grand Outlet menunjukkan bahwa pengembangan kawasan ekonomi dapat berjalan berdampingan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia melihat pola tersebut dapat menciptakan hubungan yang saling menguatkan antara investasi, pariwisata, industri kreatif, dan pelaku usaha daerah.
“Produk lokal tidak harus selalu pergi ke luar negeri untuk menemukan pasar dunia, karena wisatawan internasional yang datang ke Indonesia juga merupakan pasar global yang sangat besar,” ujar Tohom, Sabtu (15/8/2026).
Baca Juga:
Danau Toba Dikaji Jadi KEK, MARTABAT Prabowo-Gibran: Momentum Ciptakan Pusat Pertumbuhan Baru Sumatera Utara
Ia menilai strategi mempertemukan produk lokal dengan wisatawan mancanegara langsung di destinasi wisata dapat memperpendek jalur menuju pasar internasional.
Konsep tersebut juga memberi kesempatan kepada IKM untuk memahami selera konsumen global tanpa kehilangan identitas produknya.
Sira Village Grand Outlet Bali memberikan ruang bagi sejumlah IKM binaan Dekranasda Bali yang telah melalui proses kurasi.